Pengikut

Pengikut

Advertisement

Lembu dan Kambing




Mengembala lembu atau kambing adalah sebuah perbuatan mulia. Rasulullah semenjak kecil juga mengembala kambing yang upahnya diberikan kepada sang kakek tercinta, Abdul Muthalib.    

Apa.yang salah adalah cara mengembalanya yang harus dikembalikan sesuai tuntunan Islam, dimana akhir-akhir ini sudah terjadi banyak penyeleweingan, tidak tahu lagi cara mengembala lembu, sehingga jadilah lembu banyak berkeliaran di jalan raya yang kerap memakan korban jiwa. 

Ini menjadi penyakit besar di jalan raya, oleh kareta itu sesuai dengan kaidah fikih, setiap penyakit itu harus di buang. Fenomena yang terjadi khususnya di Pidie ketika saya melewati beberapa hari yang lalu pulang jadi khatib Jumat dari masjid Keumbang Tanjong. Saya melihat  di seputaran Simpang Lhee menuju Sigli banyak sekali lembu-lembu yang berkeliaran. Termasuk juga jalan menuju Labui- Sigli, hal ini berbeda ketika saya melawat ke Tangse, hampir tidak ditemui lembu lembu yang berkeliaran di jalan, karena lembu digiring ke lereng perbukitan.  

Sekali lagi lembu-lembu di jalan raya sudah sangat sering membahayakan pengguna sepeda motor, yang menyebabkan meninggal dunia terlepas dari sebab musabab. Kesadaran dari manusia pengembala lembu dan kaming janganlah bertumpu kepada Ulil Amri semata, karena beberapa hari lalu saya terlibat pembicaraan dengan sesepuh kampung. Bahwa  Ulil Amri sendiri ternyata juga dibesarkan  dan sudah terbiasa untuk mengembala lembu semenjak kecil jadi agak sulit membuat sebuah kanun atau kebijakan tentang penertiban lembu di jalan raya, 

Posting Komentar

0 Komentar