Pengikut

Pengikut

Advertisement

Hukuman Cambuk, Terbuka atau Tertutup?

Al-Qur'an secara lugas menyebut tentang hukuman cambuk dalam surah An-Nur ayat 2. Betapa legalisasi hukuman cambuk itu sangat kuat. Prakteknya hukuman cambuk itu terus berlangsung  untuk menghukum orang orang yang telah berbuat zina ghairu muhsan juga para peminum khamar.

Pada era modern Aceh kembali menerapkan hukuman cambuk yang diatur dalam qanun Aceh yang secara hirarki qanun cambuk di Aceh adalah perintah negara. Lalu beberapa negara tetangga seperti Malaysia juga mengatakan bahwa fakta hukuman cambuk walaupun telah dilaksanakan, namun dalam masih mencari arah dan ide termasuk bagaimana penatapan hukuman cambuk yang ideal.
Melihat kepada sejarahnya, hukuman cambuk ini memang telah diterapkan semenjak dulu Sejarah hukum Islam juga tidak membuang tradisi-tradisi yang masih berlaku pra islam. Tetapi falsafah hukum Islam lebih dominan manakala ala hukuman itu sendiri sebenarnya bukan untuk diterapkan tapi untuk mencegah manusia melakukan berbagai kemaksiatan. Manusia harus senantiasa taat dan dapat kepada perintah Tuhan.

Muncul polemik di tengah masyarakat idealkah hukuman cambuk di depan umum atau tertutup. Dalam seminar Islamic Law  beberapa waktu lalu di gedung pascasarjana UIN Ar-Raniry terungkap bahwa terpidana cambuk ketika disuruh memilih penjara atau cambuk maka ia akan senang memilih hukuman cambuk. Lalu ada kasus ketika dicambuk bahkan terkadang mengolok ngolok hukuman cambuk dimaksud sehingga maksud maqashid syariah daripada hukuman cambuk tersebut tak lagi mendapat tempatnya. Yakni membuat jera manusia yang telah melakukan prilaku maksiat.


Penulis setuju jika hukuman cambuk itu tetap dilakukan ditempat terbuka. Tanpa niat untuk menghukum batin keluarga, sebagaimana yang diungkap salah satu peserta seminar. Tapi inilah resiko seorang pelaku maksiat dan agar bentuk preventif dari keluarga terus maningkat. Bahkan bisa mengadopsi sistem di sebagian negara bagian Malaysia. Bahwa setelah dicambuk perlu juga kemudian diterapkan kurungan badan. Semua pihak berharap semoga hukuman cambuk di Aceh terus berkurang. Mengurangi maksiat dengan terus menjadi pribadi yang tidak hanya menjadi baik tetapi menyemai kebaikan itu disekelilingnya.

Posting Komentar

0 Komentar