Pengikut

Pengikut

Advertisement

Pengajian Tastafi Bersama Abu Lamkawe

Awal Juli ini bertepatan malam Jumat, 6 Juli 2018 Abu Langkawe kembali mengisi pengajian Tastafi di masjid Alfalah Sigli. Abu membawa ayat tentang ibadah haji, bahwa kita bisa berhaji semata mata karena panggilan Allah.  pembahasan abu selanjutnya  berkisah tentang perjalanan Nabiyullah Ibrahim dalam berkeluarga, sampai membawa sayyidah Hajar ke negeri tandus, Mekkah.


Sayyidah Hajar tinggal di Mekkah bersama dengan ananda nabiyullah Ismail. Pembahasan selanjutnya abu Lamkawe menyebut bahwa Nabiyullah Ibrahim menyuruh untuk menceraikan istrinya karena akhlak yang tidak baik walau parasnya bagus. 

Hal ini menunjukkan juga bahwa kepemilikan rumah dulunya dimiliki penuh, adapun di Aceh ketika pemerintah kesultanan  Aceh dulu, ada wanita yang ditalak lalu terkatung katung, sehingga dibuatlah kebijaksanaan rumah harus dimiliki oleh perempuan, peureumoh. Jikapun laki laki menceraikan istrinya ia masih bisa tidur di meunasah dan tempat lain. 

Abu selanjutnya membahas tentang kelebihan haji. Ibadah haji sebagaimana ditanyakan Sayyidah Aisyah adalah perangnya para perempuan. Ibadah haji itu menghilangkan kafaqiran, bahwa ada ketenangan ketika berada di Baitullah.

Rasul pernah berdoa untuk orang pergi ke haji; meminta ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah diperbuat, mengucap salam kepada orang yang berhaji, dan meminta didoakan bukan malah menanyakan hadiah oleh oleh. Orang yang meninggal dalam berhaji baik pulang maupun pergi maka Allah mengampuni seluruh dosanya.

Di akhir, Abu memberi rekomendasi kitab yang harus dimiliki seperti;  Akhbaru Mekkah, Akhbaru Madinah, Kasyfatul Ghummah.




Posting Komentar

0 Komentar