Pengikut

Pengikut

Advertisement

Perbincangan Dunia.

Perbincangan dunia telah lebih banyak dibanding akhirat, dan itu tidak baik untuk kesehatan ruh ukhrawi. Yang paling disayangkan perbincangan tentang dunia itu malah di lumbung menuntut ilmu. Pembicaraan tentang isi perut, mesin mesin dan bagaimana menambah pundi pundi fulus. Apa cukup begini begini saja kehidupan masyarakat muslim ini. Ada  kalam hikmah  menyebut orang yang sibuk memikirkan isi perutnya saja, maka harga dirinya pun tak jauh dari apa yang keluar dari perut itu.

Dunia kata Amru Khaled seperti sandal, maka tak ada orang sehat yang mau mencium sandal. Pada Jumat yang penuh berkah ini, kita kembali mengingatkan diri sendiri tentang berapa harga dunia dalam hidup kita. Pelajaran tentang  harus sering diulang ulang terus, disaat bebek atau ayam di rumah kita semakin bertambah lalu kita tak mampu mengelola waktu lagi dengan baik, realita yang ada ketika azan Maghrib kita kembali disibukkan untuk mengurus dunia. Padahal esensi azan itu juga agar kita selamat memperoleh kemenangan baik di dunia maupun akhirat.

Lihatlah keteladanan Rasulullah dalam bersikap terhadap dunia ini dengan baik, bagaimana seharusnya kita bersikap sebagai seorang yang harganya berlimpah ruah juga bagaimana menjadi muslim yang baik walaupun kita tiada berharta.



Posting Komentar

0 Komentar