Pengikut

Pengikut

Advertisement

Jadilah Umat yang Menggembirakan Rasulullah



Habib Husen al-Habsyi menulis syair tentang Rasulullah, saya kekurangan bahasa untuk mengungkapkan sifat Nabi Muhammad, bagaimana bisa mengungkapkan pujian kepada Nabi,  sementara Allah sudah mengucapkannya. Bagaimanapun sesorang yang menceritakan Rasul sampai akhir zaman ianya tidak akan akan pernah selesai. Allah menceritakan tentang Rasulullah, tentang perlindungan dan pengagungan Allah kepada nabi Muhammad. JIka ada orang yang ingin menghina Rasul, maka  ada Allah yang mencegah dan membela. Dalam al-Quran ada menyebutkan ungkapan orang Qurassy mencaci maki  nabi seperti penyihir, tukang ramal maka Allah  membela Rasullullah, bahwa Rasulullah bukan seorang penyihir, semuanya dinafikan oleh Allah tentang tuduhan itu.

Berbeda kalau seseorang dilindungi kehormatannya oleh Allah dan manusia. Rasulullah bukan sembarang orang, yang membelanya  adalah Rabbul ‘Alamin, keagungannya dengan rahmat Allah, wama arsalnaka illa rahmatal lill alamin. Rasulullah adalah hadiah yang Allah berikan kepada kita. Sebuah pertanyaan penting kenapa nabi menjadi insan teragung, dikedepankan, dalam kedudukan, menjadi imam bagi para Nabi,  apa sebabnya?

Sejarah menceritakan bahwasanya, Rasulullah adalah nabi yang memiliki tanggung jawab  paling besar diantara para nabi sebelumnya. Semakin besar diberikan tanggung jawab  kepada seseorang semakin besar pula kedudukannya. Rasulullah memikul tanggung jawab bukan hanya di zamannya, bukan hanya kepada orang disekeliling, bahkan kepada jin,  dan seluruh manusia yang belum diciptakan, kepada malaikat. Rahmat Allah  yang diberikan kepada Rasul menjadi konsep utama dalam membetuk umat yang jahiliyah  sampai akhirnya menjadi umat yang disegani.

Dalam surat yang ditulis Rasul kepada raja Romawi, Herkules, surat Rasullah itu berbunyi; kepada Herkel penguasa besar Romawi, dari Muhammad Rasulullah, masuklah Islam, kamu akan diberikan ganjaran dua kali lipat, kalau tidak maka kamu akan memikul dua kali dosa. Herkel ketika mmabaca surat itu menyatakan bahwa surat itu bukan surat biasa, maka dipanggil Abu Sufyan yang belum masuk Islam saat itu, siapa orang ini? Apakah dia merupakan keturunan yang mulia, tak seorang pun diantara mereka memiliki kuasa, dan pengikutnya ramai dari kaum miskin. Rasulullah mengajak silaturrahmi dan menyebarkan kasih sayang. Herkel mengomentari ulasan Abu Sufyan tersebut dengan berkata,  jika betul ia adalah Rasulullah, agamanya akan sampai kesini memenuhi negeriku.  

Rasulullah menyebutkan,  ana rahmatun muhdah. Dalam perjuangan dakwah, beliau senantiasa menyikapinya melalui kasih sayang. Konsep dakwah Rasulullah bisa dilihat dalam kisah Tsumamah bin Asal. Karena kejahatannya, ia diikat di tiang masjid Madinah, Rasulullah mengajaknya untuk masuk Islam, Tsumamah mengatakan,  kalau ingin bunuh saya, bunuh saya sekarang,  kalau maafkan, maafkan.  kalau ingin tebusan, maka aku adalah orang kaya. hari kedua, Rasulullah mengajaknya untuk masuk Islam, tapi Tsumamah menolaknya,  sampai hari ketiga, Rasulullah melepaskannya, para sahabat protes apa yang dilakukan Rasulullah, tetapi Rasulullah sudah bisa membaca hati Tsmamah, ia sudah dapat hidayah, hari ketiga Tsumamah bersyahadat setelah melihat qudwah mulia Rasulullah di dalam Masjid. Disini Rasulullah mengajarkan perlunya memberi hak kepada tahanan, haknya untuk medapatkan pendidikan.

Tsumamah mengatakan, ya Rasulullah jika aku memeuk Islam ketika engkau tawarkan,  orang akan mengatakan karena terpaksa. Tsumamah tertarik dengan Islamkarena cara yang dipakai nabi ini penuh rahmat. Tsumamah lalu meminta izin menuju mekkah untuk melaksanakan umrah.  Sampai di Mekkah ia dapati orang Mekkah menghina Rasulullah dan dirinya yang sudah keluar dari agama nenek moyang. Tsumamah marah karena Rasulullah dihina.

Pelajaran kepada kita bagaimana reaski kita jika ada yang menghina Rasulullah, dulu ketika wahyu masih ada, Allah sendiri yang membalas jika Rasulullah dihina. demikian Allah menunjukkan pembelaannya kepada Rasul untuk menjaga kehormatan dan syariatnya. Tsumamah mengembargo ekonomi Mekkah, kala itu Tusmamah termasuk pengekspor gandum terbesar ke kota Mekkah. Tsumamah menghukum mereka karena tindakan merendakahkan nabi. Jangan kamu harap satu butir gandumpun akan sampai ke negerimu!

Orang Mekkah berada dalam kelaparan, mereka minta syafaat Rasul, lagi-lagi Rasulullah menunjukkan sifat rahmatal lil alamin, beliau menyuruh Tsumamah untuk mengentikan embargo gandum ke negeri Mekkah. Orang Mekkah merayu Rasulullah, engkau adalah bangsa kami, kami lagi kelaparan, perintahkan Tsumamah untuk hantarkan kembali gandum kepada negeri Mekkah.

Rahmah yang dibawa Rasulullah  merangkul semua orang, sesunguhnya umat ini adalah umat yang satu. Kesatuan umat ini yang memberi nama adalah Allah, satu dalam hati, satu dalam persaudaraan. Menjadi iktibar kepada kita, jadilah umat yang tidak menyebabkan kesedihan Rasulullah, jadilah umat yang mengembirakan Rasulullah, gembiranya Rasulullah akan umat ini menjadikan arasy berguncang. Rasulullah menangis jika umatnya tidak bisa masuk syurga, padahal yang memerlukan Rasulullah itu adalah umat.

Kita mesti bertanya untuk diri sendiri, sejauh mana hubungan saya dengan Rasulullah.  Mari kita tunjukkan perubahan Islam melalui perubahan diri kita sendiri, mengikut rahmat yang dibawa Rasulullah. Pererat tali persaudaraan sesama, maka Allah akan menurunkan keberkahan dari bumi dan langit, Wallahu ‘alam. ( Faidah Habib Ali Zainal Abidin)



Posting Komentar

0 Komentar