Pengikut

Pengikut

Advertisement

Nafkah Orang Tua Beda Agama

 



Sebuah keluarga yang multi agama dan kepercayaan  menjadi permasalahan yang tidak bisa dianggap sepele, khususnya dalam hal pemberian nafkah, fikih keluarga telah membahasnya tentang ada atau tidak pemberian nafkah ini.

Misalnya seorang anak yang beragama Islam mempunyai dua orang tua yang kafir yang maksum, yaitu orang yang tidak boleh dibunuh menurut agama, artinya ia bukan murtad dan bukan kafir harbi.  Sementara orang tua ini tidak mempunyai harta untuk bertahan hidup, makan dan lain-lain. 

Di sini fikih melihat ada kewajiban nafkah dari sang anak. Tetapi sebaliknya, jia orang tua tersebut non muslim yang murtad atau kafir harbi maka bagi anak tidak ada kewajiban memberikan nafkah, konsekuensi hukum ini berlaku juga kepada orang tua yang melakukan zina  muhsan yang telah mendapatkan keputusan rajam dari mahkamah atau orang tua yang meninggalkan salat wajib yang telah mendapatkan teguran dari imam untuk bertaubat.

Sementara anak yang belum baligh yang mengucapkan kata kufur padahal orang tuanya Islam, maka orang tua tetap wajib memberikan nafkah kepada anaknya, karena ucapakan kufur pada anak yang belum baligh tidak memiliki pengaruh hukum sama sekali menurut padangan syariat, artinya ia dihukumi tetap Islam.

Posting Komentar

0 Komentar