Pengikut

Pengikut

Advertisement

Futuhat yang Membahagiakan

Islam datang memajukan peradaban Arab yang sebelumnya terperangkap dalam  kehidupan Jahiliyah, masyarakat kala itu telah mempraktikkan kehidupan dengan diskriminasi akut antara laki-laki dan perempuan. Pada saat melahirkan misalnya, sang ibu selalu akan ditempatkan di padang pasir, jika anak tersebut adalah perempuan  maka ia akan dilempar dalam lubang. Nilai Islam kemudian berhasil masuk ke dalam jiwa mereka dan menghentikan perkara yang sangat hina ini.

Dari sini, Islam bahkan telah memberikan  hak kepada kaum perempuan mengenai  pengelolaan kekayaan secara terpisah dari harta kekayaan laki laki, bahkan diperkenankan untuk menyandarkan nama  dari ayahnya meskipun sebuah ikatan pernikahan telah dilakukan.

Sirah Rasul mengajarkan kita bahwa sebagian dari Istri Rasul itu berasal dari kabilah yang berbeda, hal ini membawa pengaruh besar kepada keluarga  yang masih kafir agar tergerak hatinya masuk Islam.  Ummu Salamah misalnya, ia berasal dari bani Makhzum, di antara para panglima besar Quraisy dari bani yang sama adalah Khalid bin Walid. Suatu ketika, Walid bin  Walid ditanya oleh Rasul perihal saudaranya Khalid,  Rasul kemudian mengirim surat yang intinya ajakan kepada Khalid agar menerima  Islam. Ada juga Ikrimah bin Abu Jahal, di mana pada akhirnya beliau masuk Islam dalam Fathul Mekkah. Semuanya adalah para sahabat yang mulia.

Sejarah mengajarkan kita bagaimana para musuh Islam ini, Allah jadikan keturunan mereka menjadi pembela Islam. Jengiskhan yang menghancurkan Baghdad dengan kejamnya  punya keturunan bernama Timur leng, yang keturunannya  menjadi muslim dan mendirikan kerajaan India  hingga Asia Tengah. Belajar dari sini, dimungkinkan akan ada dari  keluarga atau keturunan Marcon yang menjadi pembela Islam suatu saat kelak.

Alhasil, kita dapat melihat  bagaimana Islam telah  mengangkat peradaban Arab dan negeri negeri yang ditinggali kaum muslimin. Islam juga telah menghentikan berbagai perang antar suku Arab, mengangkat derajat perempuan pada tempatnya. Dari pernikahan Rasulullah tersirat banyak hikmah, membuka hati berbagai kabilah. Inilah agama perdamaian, agama yang membahagiakan ummat manusia. Dalam khutbah wadak Rasul kembali menegaskan tentang prinsip keadilan, pemuliaan wanita,  dan larangan membunuh. Islam tampil sebagai rahmat lil alamin  hingga dirasakan bangsa eropa  dan yahudi ketika tinggal bersama kaum muslimin delapan ratus tahun lamanya. Harus disadari bahwa  futuhat yang dilakukan kaum muslimin telah membawa kemajuan dan kebangkitan bagi kaum eropa hari ini.

 

 

Posting Komentar

0 Komentar